Minggu, 14 Desember 2014

Wayang dan Maknanya


Makna Wayang

Makna simbolik wayang dan layar tempat wayang dipertunjukkan, berkaitan pula dengan bayang-bayang dan cermin. Dengan menggunakan tamsil wayang dalam suluknya Sunan Bonang seakan-akan ingin mengatakan kepada pembacanya bahwa apa yang dilakukan melalui karyanya merupakan kelanjutan dari tradisi sastra sebelumnya, meskipun terdapat pembaharuan di dalamnya.
Pagelaran wayang merupakan sumber lambang dari drama kehidupan manusia, banyak menyajikan banyak mutiara, ajaran pendidikan, serta iamjenasidalam petuah-petuah ditunjukan oleh perilaku punakawan, namun penyampainnya secara simbolik. Dalam adegan goro-goro peranan punakawan sangat jelas dipertunjukan sebagai tokoh penting. Semar merupakan tokoh inti dan semuanya tergantung pada pribadinya. Goro-goro merupakan pertanda munculnya punakawan, yang tidak pernah ketinggalan pada setiap lakon wayang jawa, sebab nilai-nilai filosofis orang jawa sering terlihat pada perilaku yang baik-baik itu sangat luas sekali karena menarik bagi saya adalah tokoh/watak yang terdapat di dalamnya. Pertunjukan watak di dalam wayang kulit ini seakan-akan menjadi sebuah pilihan untuk manusia di dalam berbuatanya, Maka dari itu berhati-hati dalam watak itu bisa di dalamnya atau di luarnya. Makna wayang di pertunjukkan itu bermaksud agar untuk menjadi hiburan kepada masyarakat baik hiburan formal atau non formal maka ambil nilai positif dari makna pertunjukan wayang tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar